06 November 2011

Setwapres RI, buat film documenter Partisipasi masyarakat di Dompu


Program inovasi dan kerja kerja LenSA NTB dikabupaten Dompu sejak tahun 2009, mendapat apresiasi dari tim Penanggulangan Advokasi Kemisiknan Sekretariat wakil Presiden, Mas Arif salah seorang Ketua Tim Advokasi kemiskinan mengatakan “Film Dokumenter success story LenSA NTB ini akan kami putar pada rapat koordinasi tim cabinet pada tanggal 14 november 2011 nanti”

rapat ini sendiri selain dihadiri semua unsure cabinet, insya allah akan kami undang bupati/wakil bupati seluruh Indonesia ungkapnya disela sela kungjunganya ke kantor LenSA NTB perwakilan Dompu.

Pembuatan Film Dokumenter teserbut berlangsung selama dua hari (30-31 oktober 2011), adapun daerah yang di shoot pada 2 lokasi program inovasi LenSA NTB, yaitu proses diskusi partisipasi masyrakat di Desa Lanci dan Pada Posco Centre Informasi didesa Ranggo kecamatan Pajo, selain itu difilm documenter tersebut dikutip juga interview bersama sekjend DPA Dompu Yusuf Sandhy dan Direktur Eksekutif LenSA NTB Akhdiansyah (Yonk-Q),

Adapun angel yang menjadi focus mengapa Kerja kerja LenSA NTB dan kabupaten Dompu yang menjadi focus shoot documenter tersebut, dikarenakana dilevel nasional LenSA NTB dianggap memiliki kapasitas dan pengalaman mendorong partisipasi masyrakat dalam mengentaskan kemiskinan dalam gerakan advokasi perencanaan dan penganggarannya dilevel kabupaten maupun desa di kabupaten Dompu.

Sebagaimana dimaklumi, selama tahun 2008 LenSA NTB telah mendorong kebijakan anggaran dalam program inovasi bupati saat itu, yaitu lahirnya alokasi anggarana 11 Miliard pada apbd untuk program pendidikan dan kesehatan gratis, disisi lain LenSA NTB juga telah berhasil mendorong keterlibatan para pihak dalam ikut serta merumuskan kebijakan tersebut, sebagimana sk bupati dompu nomor 193 tahun 2008.

disisi lain pada tahun 2011 LenSA NTB bersama DPRD Dompu ikut serta merumuskan kebijakan Alokasi Dana Desa yang merumuskan 25 Miliard untuk alokasi program ini, dan yang paling pokok menurut tim setwapres tersebut, “LenSA NTB telah mampu mengajak partisipasi masyrakat sipil dan meyakinkan pemerintah agar membuka ruang partisipasi bagi masyrakat dalam merumuskan kebijakan” ungkap mas arif, dan ini yang menjadi ruang belajar bersama bagi para pihak Di Dompu, NTB maupun level nasional lain, ungkapnya, sembari mendampingi tiga orang anggota tim production house dari Jakarta tersebut.
(by, syaf kaso)

0 komentar:

Pengunjung

Followers

-->
Mau punya chat online seperti ini?
Klik di sini (khairulumam.com)
 

LenSA. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com